Archive for Agustus 2013
Review Anime : Phi Brain
Iseng-iseng mau nulis apa, akhirnya saya niat buat review. Ok, kali ini saya membahas anime:
Phi Brain : Kami no Puzzle
(ファイ・ブレイン 神のパズル)
Story
Cerita ini bermula pada seorang pemuda bernama Daimon Kaito sedang
menyelesaikan puzzle pertapa ( tepatnya dia didalam labirin ), tiba -
tiba labirin itu bergetar dan Kaito pun menyelamatkan diri. Dan
runtuhlah labirin itu sedangkan misteri puzzle itu belum dipecahkan.
Pada keesokan harinya sebuah pesan dikirimkan langsung kepada Kaito untuk menyelesaikan puzzle yang belum diselesaikan kemarin, Kaito pun pergi bersama Itou Nonoha untuk memecahkannya. Singkat cerita, mereka berdua berhasil menyelesaikannya. Di hadapan mereka ada sebuah harta, berbentuk gelang yang bernama Orpheus. Lalu Kaito pun mengambil harta tersebut. Harta itu disebut - sebut sebagai alat bantu untuk ke tingkatan puzzle berikutnya. Tiba - tiba puzzle tersembunyi muncul tanpa sepengetahuan Kaito. Yaitu puzzle ilusi, puzzle yang harus menghentikan arus air sebelum air tersebut memenuhi gua tempat Kaito berada. Jika Kaito salah menarik tali dari 3 tali yang ada, maka mereka akan mati tenggelam.
Bagaimanakah Kaito memecahkan puzzle tersebut? Apa sebenarnya gelang Orpheus itu? Dan untuk apa puzzle - puzzle ini harus diselesaikan? Kita temukan di Anime Phi Brain : Kami no Puzzle!!!
Daimon Kaito
Seiyuu: Shintarō Asanuma
Seorang siswa di Akademi Root yang
sangat menikmati puzzle. Karena menurut dia, tidak ada puzzle yang
tidak dapat dipecahkan. Selalu teringat pada kedua orangtuanya yang
meninggal ketika ingin memecahkan puzzle mematikan. Jika dia berada
ditingkat stress yang tinggi, maka gelang Orpheus akan bersinar dan
mampu menyelesaikan puzzle sesulit apapun. Sebagai Solver dia dijuluki nama 'Einstein'
Itou Nonoha
Seiyuu: Kaori Shimizu
Teman
kecilnya Kaito, yang kebanyakan ada disetiap Kaito memecahkan puzzle.
Cewek yang atletis, karena dia unggul di mata pelajaran olahraga. Cewek
yang Tsundere. Kelebihan Nonoha adalah, kemampuan mengingat yang
melibihi orang biasa, meskipun dia tidak terlalu baik untuk memecahkan
puzzle. Dia sering membuat kue 'Nonoha Sweet's' untuk Kaito ( Punya
perasaan pada Kaito ), tapi Kaito selalu menolaknya karena takut . Punya gelar bernama 'Nightingale'
Sakanoue Gammon
Seiyuu: Jun Fukuyama
Solver berambut merah ini punya gelar 'Galileo'. Tujuannya dalam memecahkan puzzle adalah, tidak lain hanya uang. Sering maju dalam puzzle Kaito untuk harta yang ditawarkan oleh Giver POG ( dan dia selalu sial gak dapat hartanya ). Punya perasaan pada Nonoha, tetapi Nonoha tidak menyadarinya ( Meskipun begitu, dia tetap gak menyerah ). Dia memanggil Kaito dengan nama 'Bakaito'. Merupakan kombinasi dari nama 'Kaito' dan kata 'Baka' yang artinya bodoh. Kemapuan Gammon setara dengan Kaito, terkecuali Kaito diberi kekuatan oleh Orpheus.
Cubic Galois
Seiyuu: Kōki Miyata
Bocah yang masih duduk di kelas 2 SMP ini, sudah mempunyai gelar yang bernama 'Edison'.
Diawal - awal dia tidak suka dengan puzzle. Setelah dia bertemu Kaito,
dia menyadari kalau puzzle itu menyenangkan. Sering membuat robot di
peneltiannya. Puzzle yang dia sukai adalah yang berkaitan dengan
matematika. Dia sangat setia pada Kaito dan menggunakan gadget-nya untuk membantu dia sebanyak mungkin.
Ana Gram
Seiyuu: Satsuki Yukino
Bisa dibilang, Ana adalah cowok yang feminim. Bergelar 'Da Vinci', karena pengetahuan tentang seni sangatlah luas. Dia diduga memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan roh-roh orang-orang yang menciptakan Puzzle ( Giver yang sudah meninggal, tetapi puzzlenya belum dipecahkan ).
Root Gakuen Academy
Jikugawa Souji
Seiyuu: Akira Ishida
Ketua
Osis di Root Gakuen High School dan ketua klub puzzle. Ia sering
terlihat tersenyum kepada orang lain kecuali kepala sekolah. Terlihat,
dia menyukai jus Apple.
Spoiler Alert:
Dulunya dia adalah Solver bergelar 'Newton', tetapi dia tidak dapat mengikat kontrak dengan Orpheus, maka ia berubah menjadi Giver dengan nick name 'Minotaur'.
Kaido Baron
Seiyuu: Keiji Fujiwara
Merupakan
Kepala sekolah di Root Gakuen.
Spoiler Alert: Mempunyai hubungan dengan POG, karena dia adalah pemimpin di seksi Phi. Sering menasehati Jikugawa dalam membimbing Kaito dan kawan-kawan ke Puzzle tingkat dewa.
P.O.G. ( Puzzle of God )
Rook Banjo Crossfield
Seiyuu: Takahiro Sakurai
Dia adalah pemimpin POG di Jepang, dan orang kepercayaan Baron Pythagora. Seorang Giver dan teman masa kecil Kaito.
Bishop
Seiyuu: Mamoru Miyano
Merupakan tangan kanan Rook.
Pada keesokan harinya sebuah pesan dikirimkan langsung kepada Kaito untuk menyelesaikan puzzle yang belum diselesaikan kemarin, Kaito pun pergi bersama Itou Nonoha untuk memecahkannya. Singkat cerita, mereka berdua berhasil menyelesaikannya. Di hadapan mereka ada sebuah harta, berbentuk gelang yang bernama Orpheus. Lalu Kaito pun mengambil harta tersebut. Harta itu disebut - sebut sebagai alat bantu untuk ke tingkatan puzzle berikutnya. Tiba - tiba puzzle tersembunyi muncul tanpa sepengetahuan Kaito. Yaitu puzzle ilusi, puzzle yang harus menghentikan arus air sebelum air tersebut memenuhi gua tempat Kaito berada. Jika Kaito salah menarik tali dari 3 tali yang ada, maka mereka akan mati tenggelam.
Bagaimanakah Kaito memecahkan puzzle tersebut? Apa sebenarnya gelang Orpheus itu? Dan untuk apa puzzle - puzzle ini harus diselesaikan? Kita temukan di Anime Phi Brain : Kami no Puzzle!!!
Character
Daimon Kaito
Seiyuu: Shintarō Asanuma
Itou Nonoha
Seiyuu: Kaori Shimizu
Teman
kecilnya Kaito, yang kebanyakan ada disetiap Kaito memecahkan puzzle.
Cewek yang atletis, karena dia unggul di mata pelajaran olahraga. Cewek
yang Tsundere. Kelebihan Nonoha adalah, kemampuan mengingat yang
melibihi orang biasa, meskipun dia tidak terlalu baik untuk memecahkan
puzzle. Dia sering membuat kue 'Nonoha Sweet's' untuk Kaito ( Punya
perasaan pada Kaito ), tapi Kaito selalu menolaknya karena takut . Punya gelar bernama 'Nightingale'Sakanoue Gammon
Seiyuu: Jun Fukuyama
Cubic Galois
Seiyuu: Kōki Miyata
Ana Gram
Seiyuu: Satsuki Yukino
Bisa dibilang, Ana adalah cowok yang feminim. Bergelar 'Da Vinci', karena pengetahuan tentang seni sangatlah luas. Dia diduga memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan roh-roh orang-orang yang menciptakan Puzzle ( Giver yang sudah meninggal, tetapi puzzlenya belum dipecahkan ).
Root Gakuen Academy
Jikugawa Souji
Seiyuu: Akira Ishida
Spoiler Alert:
Dulunya dia adalah Solver bergelar 'Newton', tetapi dia tidak dapat mengikat kontrak dengan Orpheus, maka ia berubah menjadi Giver dengan nick name 'Minotaur'.
Kaido Baron
Seiyuu: Keiji Fujiwara
Spoiler Alert: Mempunyai hubungan dengan POG, karena dia adalah pemimpin di seksi Phi. Sering menasehati Jikugawa dalam membimbing Kaito dan kawan-kawan ke Puzzle tingkat dewa.
P.O.G. ( Puzzle of God )
Rook Banjo Crossfield
Seiyuu: Takahiro Sakurai
Dia adalah pemimpin POG di Jepang, dan orang kepercayaan Baron Pythagora. Seorang Giver dan teman masa kecil Kaito.
Bishop
Seiyuu: Mamoru Miyano
Merupakan tangan kanan Rook.
Modem
Pengertian
Modem berasal dari singkatan Modulator Demodulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.
google
Modem berasal dari singkatan Modulator Demodulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.
Jenis - Jenis Modem
Modem Dial Up
Modem ADSL
Modem CDMA
Modem GSM
Cara Setting Modem (Speedy)
- Pertama-tama hubungkan modem dengan komputer/laptop menggunakan kabel UTP, pasang juga konektor ADSL (line telpon) ke modem serta kabel power modem dan hidupkan modem TP-Link anda.
- Oleh karena IP default modem adalah 192.168.1.1 maka ubah IP address untuk komputer/laptop anda menjadi 192.168.1.2
- Jalankan aplikasi browser anda, seperti Mozilla Firefox, Internet Explorer, Google Chrome atau lainnya.
- Ketik pada address bar, IP address default dari modem yaitu 192.168.1.1 dan tekan ENTER maka akan muncul halaman login web base setting modem TO-Link
- Ketik username : admin dan password : admin kemudian klik OKAnda sekarang sudah berada di halaman web base TP-Link modem setting. Silahkan klik menu Interface Setup dan klik Internet.
- Atur settingan virtual circuit sesuai dengan yang disarankan dari pihak telkom, biasanya tergantung pada area masing-masing (misalnya : PVC1)
- Statusnya menjadi Activated dan VPI : 8 dan VCA : 81 (ini untuk PVC1, akan berbeda apabila PVCnya berbeda).
- Encapsulation ISP pilih PPPoA/PPPoE
- Masukkan user name serta password yang diterima dari Telkom (sudah anda persiapkan di awal)
- Setting Bridge Interfacenya Deactivated dan Connection Always On (Recommended).
- Klik menu LAN dan cek settingan sebagai berikut : IP Address : 192.168.1.1, Subnet Mask : 255.255.255.0, Dinamic Route : RIP2-B Direction : None, Multcast : Disable dan ICMP Scoop : Disable. DHCP : Enable, Starting IP Address : 192.168.1.2 dan IP Pool Count : 50 (max : 254). Settingan yang lainnya biarkan default.
- Klik menu Wireless untuk setting wireless modem sebagai berikut : Access Point : Activated, Channel Indonesia. Yang lainnya biarkan default. Pada Broadcast SSID pilih Yes dan SSID ketik Access Point Name (APN) mis : Aksespoint Aku
- Setelah melakukan semua seting di atas, langkah terakhir adalah menyimpan hail settingan di atas dengan menekan atau klik tombol Save.
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
Cara Kerja
Karena DHCP merupakan sebuah protokol yang menggunakan arsitektur client/server, maka dalam DHCP terdapat dua pihak yang terlibat, yakni DHCP Server dan DHCP Client.- DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat “menyewakan” alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.
- DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000 Professional, Windows XP, Windows Vista, atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini.
DHCP Client akan mencoba untuk mendapatkan “penyewaan” alamat IP dari sebuah DHCP server dalam proses empat langkah berikut:
- DHCPDISCOVER: DHCP client akan menyebarkan request secara broadcast untuk mencari DHCP Server yang aktif.
- DHCPOFFER: Setelah DHCP Server mendengar broadcast dari DHCP Client, DHCP server kemudian menawarkan sebuah alamat kepada DHCP client.
- DHCPREQUEST: Client meminta DCHP server untuk menyewakan alamat IP dari salah satu alamat yang tersedia dalam DHCP Pool pada DHCP Server yang bersangkutan.
- DHCPACK: DHCP server akan merespons permintaan dari klien dengan mengirimkan paket acknowledgment. Kemudian, DHCP Server akan menetapkan sebuah alamat (dan konfigurasi TCP/IP lainnya) kepada klien, dan memperbarui basis data database miliknya. Klien selanjutnya akan memulai proses binding dengan tumpukan protokol TCP/IP dan karena telah memiliki alamat IP, klien pun dapat memulai komunikasi jaringan.
Berbeda dengan sistem DNS yang terdistribusi, DHCP bersifat stand-alone, sehingga jika dalam sebuah jaringan terdapat beberapa DHCP server, basis data alamat IP dalam sebuah DHCP Server tidak akan direplikasi ke DHCP server lainnya. Hal ini dapat menjadi masalah jika konfigurasi antara dua DHCP server tersebut berbenturan, karena protokol IP tidak mengizinkan dua host memiliki alamat yang sama.
Selain dapat menyediakan alamat dinamis kepada klien, DHCP Server juga dapat menetapkan sebuah alamat statik kepada klien, sehingga alamat klien akan tetap dari waktu ke waktu.
Catatan: DHCP server harus memiliki alamat IP yang statis.
DHCP Scope
DHCP Scope adalah alamat-alamat IP yang dapat disewakan kepada DHCP client. Ini juga dapat dikonfigurasikan oleh seorang administrator dengan menggunakan peralatan konfigurasi DHCP server. Biasanya, sebuah alamat IP disewakan dalam jangka waktu tertentu, yang disebut sebagai DHCP Lease, yang umumnya bernilai tiga hari. Informasi mengenai DHCP Scope dan alamat IP yang telah disewakan kemudian disimpan di dalam basis data DHCP dalam DHCP server. Nilai alamat-alamat IP yang dapat disewakan harus diambil dari DHCP Pool yang tersedia yang dialokasikan dalam jaringan. Kesalahan yang sering terjadi dalam konfigurasi DHCP Server adalah kesalahan dalam konfigurasi DHCP Scope.DHCP Lease
DHCP Lease adalah batas waktu penyewaan alamat IP yang diberikan kepada DHCP client oleh DHCP Server. Umumnya, hal ini dapat dikonfigurasikan sedemikian rupa oleh seorang administrator dengan menggunakan beberapa peralatan konfigurasi (dalam Windows NT Server dapat menggunakan DHCP Manager atau dalam Windows 2000 ke atas dapat menggunakan Microsoft Management Console [MMC]). DHCP Lease juga sering disebut sebagai Reservation.DHCP Options
DHCP Options adalah tambahan pengaturan alamat IP yang diberikan oleh DHCP ke DHCP client. Ketika sebuah klien meminta alamat IP kepada server, server akan memberikan paling tidak sebuah alamat IP dan alamat subnet jaringan. DHCP server juga dapat dikonfigurasikan sedemikian rupa agar memberikan tambahan informasi kepada klien, yang tentunya dapat dilakukan oleh seorang administrator. DHCP Options ini dapat diaplikasikan kepada semua klien, DHCP Scope tertentu, atau kepada sebuah host tertentu dalam jaringan.Dalam jaringan berbasis Windows NT, terdapat beberapa DHCP Option yang sering digunakan, yang dapat disusun dalam tabel berikut.
| Nama DHCP Option | Apa yang dikonfigurasikannya |
|---|---|
| Router | Mengonfigurasikan default gateway dalam konfigurasi alamat IP. Default gateway merujuk kepada alamat router. |
| DNS Servers | Mengonfigurasikan alamat IP untuk DNS server |
| DNS Domain Name | Mengonfigurasikan alamat IP untuk DNS server yang menjadi “induk” dari DNS Server yang bersangkutan. |
| NetBIOS over TCP/IP Name Server | Mengonfigurasikan alamat IP dari WINS Server |
| NetBIOS over TCP/IP Node Type | Mengonfigurasikan cara yang digunakan oleh klien untuk melakukan resolusi nama NetBIOS. |
| NetBIOS over TCP/IP Scope | Membatasi klien-klien NetBIOS agar hanya dapat berkomunikasi dengan klien lainnya yang memiliki alamat DHCP Scope yang sama. |


