Posted by : Unknown Rabu, 21 Agustus 2013

Pengertian
 
Modem berasal dari singkatan Modulator Demodulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.

Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.

Jenis - Jenis Modem

  • Modem Dial Up

Modem Dial up atau yang biasa disebut dengan hubungan langsung ialah modem yang digunakan sebagi media koneksi internet melalui media kabel telepone. pada umumnya modem jenis ini bersifat internal atau dipasang langsung pada motherboard tetapi juga ada yang Eksternal yaitu perangkat dipasang diluar komputer.
  • Modem ADSL

Teknologi ADSL sebenarnya teknologi lama, tetapi terus diperbaharui untuk meningkatkan kecepatan transfer modem. Teknologi ADSL memiliki keterbatasan, seperti jarak jangkauan dari telco atau gardu induk telepon dengan modem pelanggan tidak boleh terlalu jauh. Semakin jauh jarak wilayah rumah anda dengan gardu induk utama dan semakin banyak lompatan dari gardu Telco, akan menurunkan kecepatan koneksi
  • Modem CDMA

Modem CDMA merupakan jenis modem dengan sistem komunikasi internet melalui jalur komunikasi CDMA (Code Division Multyple Acces). Pada umumnya modem cdma berbentuk Flashdisk yang dihubungkan melalui USB dapat digunakan sewaktu-waktu. Kecepatan CDMA telah mencapai 3X sistem koneksi dial up
  • Modem GSM

Modem GSM mempunyai kesamaan dengan modem CDMA,yaitu komunikasi internet dengan menggunakan jalur komunikasi GSM (Global Systewm for Mobile Communication), seperti modem CDMA modem GSM juga berbentuk USB, PCMCIA dan dapat menggunakan ponsel yang memiliki fitur sebagai modem

Cara Setting Modem (Speedy)


  • Pertama-tama hubungkan modem dengan komputer/laptop menggunakan kabel UTP, pasang juga konektor ADSL (line telpon) ke modem serta kabel power modem dan hidupkan modem TP-Link anda.
  • Oleh karena IP default modem adalah 192.168.1.1 maka ubah IP address untuk komputer/laptop anda menjadi 192.168.1.2
  • Jalankan aplikasi browser anda, seperti Mozilla Firefox, Internet Explorer, Google Chrome atau lainnya.
  • Ketik pada address bar, IP address default dari modem yaitu 192.168.1.1 dan tekan ENTER maka akan muncul halaman login web base setting modem TO-Link
  • Ketik username : admin dan password : admin kemudian klik OKAnda sekarang sudah berada di halaman web base TP-Link modem setting. Silahkan klik menu Interface Setup dan klik Internet.
  • Atur settingan virtual circuit sesuai dengan yang disarankan dari pihak telkom, biasanya tergantung pada area masing-masing (misalnya : PVC1)
  • Statusnya menjadi Activated dan VPI : 8 dan VCA : 81 (ini untuk PVC1, akan berbeda apabila PVCnya berbeda).
  • Encapsulation ISP pilih PPPoA/PPPoE
  • Masukkan user name serta password yang diterima dari Telkom (sudah anda persiapkan di awal)
  • Setting Bridge Interfacenya Deactivated dan Connection Always On (Recommended).
  • Klik menu LAN dan cek settingan sebagai berikut : IP Address : 192.168.1.1, Subnet Mask : 255.255.255.0, Dinamic Route : RIP2-B Direction : None, Multcast : Disable dan ICMP Scoop : Disable. DHCP : Enable, Starting IP Address : 192.168.1.2 dan IP Pool Count : 50 (max : 254). Settingan yang lainnya biarkan default.



  • Klik menu Wireless untuk setting wireless modem sebagai berikut : Access Point : Activated, Channel Indonesia. Yang lainnya biarkan default. Pada Broadcast SSID pilih Yes dan SSID ketik Access Point Name (APN) mis : Aksespoint Aku

  • Setelah melakukan semua seting di atas, langkah terakhir adalah menyimpan hail settingan di atas dengan menekan atau klik tombol Save.
Source: wikipedia
               google

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Followers

- Copyright © 2013 Fathur and Conoscenza -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -